Topografi
Kabupaten Enrekang umumnya variasi dari perbukitan, pegunungan, lembah
dan sungai dengan ketinggian 47 – 3.293 m dari permukaan laut serta
tidak mempunyai wilayah pantai. Secara umum wilayah Kabupaten Enrekang
didominasi oleh bukit-bukit/gunung-gunung yaitu sekitar 84,96% dari luas
wilayah Kabupaten Enrekang sedangkan yang datar hanya 15,04%. Terdapat
dua gunung yang berada diwilayah Enrekang, yaitu Gunung Latimojong yang
berada di perbatasan Enrekang, Sidrap dan Luwu memiliki tinggi 3.305
meter dan Gunung Rante Mario berada di wilayah Enrekang dan Luwu dengan
ketinggian 3.470 meter. Gua, gunung, sungai, dan air terjun. Semua ada
di bumi Enrekang.
Kabupaten
yang terletak antara kilometer 196 ~ 281 di utara kota Makassar ini,
menjadi salah satu alternatif daerah yang harus dikunjungi jika ke
Sulawesi Selatan. Salah satu gunung yang terkenal di daerah ini adalah Gunung Buttu Kabobong.
Gunung ini terkenal karena bentuknya yang unik, menyerupai kelamin
manusia. Gunung yang kerap pula disebut Gunung Nona ini bisa disaksikan
dari pinggir jalan raya, saat menuju kota Enrekang.
Di daerah
ini juga terdapat Gunung Bambapuang yang memiliki ketinggian 1.157 meter
di atas permukaan laut. Jika beruntung, anda bisa menyaksikan panorama
sunrise dan sunset yang memukau dari lereng gunung ini. Saat itu, bola
matahari yang berwarna kemerahan tampak begitu jelas. Di lereng gunung
ini pula, terdapat sejumlah bunker milik tentara Jepang.
Menurut
mitos dan legenda yang diyakini masyarakat setempat, Gunung Bambapuang
adalah tempat dimana pemerintahan dan peradaban manusia di Sulawesi
Selatan, bermula. Tempat itu persisnya berada di Lura Bambapuang, salah
satu kawasan yang dialiri Sungai Saddang — sungai terpanjang di Pulau
Sulawesi.
Orang-orang
Bugis menghormati tempat tersebut dan menyebutnya tana rigalla tana
riabbusungi (negeri suci yang dihormati). Bahkan hingga kini, masyarakat
Toraja yang merupakan tetangga dari daerah ini, selalu menyerahkan
sekerat daging bagi leluhurnya di Bambapuang setiap kali mereka
menggelar pesta.






0 komentar:
Posting Komentar